5 Teknik Pernapasan agar Cepat Tidur Pulas

Spread the love

Kerap susah tidur? Banyak beberapa tips menjelang tidur untuk memudahkan perjalanan Anda ke alam mimpi.

Mungkin Anda telah coba beberapa salah satunya yaitu, mandi air hangat, minum susu, pengenduran, mempersiapkan wewangian therapy sampai menukar sarung bantal. Namun, beberapa cara ini sering tidak berbuah hasil.

Oleh karenanya, Anda pantas coba tehnik pernafasan menjelang tidur. Tehnik pernafasan berikut akan menolong Anda lebih santai, tidur bisa lebih cepat dan pulas.

5 Teknik Pernapasan agar Cepat Tidur Pulas

 5 Teknik Pernapasan agar Cepat Tidur Pulas

1. Pernafasan diafragma

Diafragma sebagai otot besar di dasar paru-paru yang ikut bertanggungjawab akan proses pernafasan. Tehnik pernafasan diafragma akan membuat penekanan di pleura atau rongga paru. Penekanan akan tingkatkan saluran darah ke jantung dan menolong Anda lebih santai.

Claire Barker, specialist tidur medis, menjelaskan pernafasan diafragma akan menolong kurangi penekanan somatis atau tanda-tanda fisik dari kekhawatiran yang sering mengusik tidur. Dikutip dari Insider, berikut langkah mengaplikasikan pernafasan diafragma.

Pusatkan napas pada perut dibanding dada. Anda dapat memeriksanya dengan menempatkan tangan pada perut. Saat menarik napas, perut akan megar, selanjutnya mengempis saat mengembuskan napas.

Ambil napas dalam dan perlahan-lahan, tahan beberapa menit, lalu embuskan perlahan-lahan.

Ulang sepanjang 5-10 menit sampai Anda siap untuk tidur.

2. ‘Scan’ badan

‘Scan’ atau pengecekan badan umumnya dilaksanakan dengan kontribusi alat. Ini kali Anda cukup ambil status seperti meditasi dan konsentrasi pada napas untuk melakukan. ‘Scan’ badan memadukan napas dengan melenturkan otot. Berikut beberapa langkahnya.

Mengambil sikap duduk atau tiduran atau status yang lain menurut Anda nyaman.

Pusatkan perhatian pada tempat badan dimulai dari ujung kepala sampai ujung kaki, selanjutnya kebalikannya. Ketahui kesan atau rasa apa saja yang ada.

Bila Anda mendapati tempat yang tegang, tujukan napas pada tempat ini. Mengambil napas perlahan-lahan, konsentrasi pada tempat yang tegang, lalu embuskan napas sampai kemelut melembek.

3. Mengulang-ulang mantra

Pada intinya, Anda mengaplikasikan pernafasan diafragma sambil menambah mantra saat menarik napas dan mengembuskan napas. Merilis dari Very Well Mind, saat menarik napas, Anda dapat ucapkan ‘rileks’ dalam hati. Selanjutnya saat mengembuskan napas, Anda mengucapkan ‘tegang’ yang memiliki arti Anda melepaskan kemelut bersama napas.

Seharusnya Anda memberi interval di antara menarik dan melepaskan napas. Di sini Anda dapat mengetahui letak atau tempat badan yang tegang lalu siap-siap melepasnya.

4. Pernafasan 4-7-8

Sesuai namanya, Anda dibawa untuk mengaplikasikan pernafasan dimulai dari menarik napas dalam 4 perhitungan, tahan napas sepanjang 7 perhitungan dan mengembuskan napas dalam 8 perhitungan.

Seharusnya Anda ambil sikap duduk, punggung tegap dan mata terpejam. Saat mengembuskan napas, kerjakan melalui mulut dan keluarkan bunyi ‘wus’ yang tidak begitu kuat. Kemungkinan pada awal, Anda akan kesusahan ikuti perhitungan. Tetapi dengan melakukan dengan teratur, perhitungan bisa dilaksanakan secara mudah.

5. Visualisasi pelepasan energi

Susah tidur terjadi ketika berada beberapa pikiran, penekanan, merasa tidak nyaman dan semuanya perlu dilepaskan. Latihan visualisasi pelepasan energi akan menolong membuat badan dan pemikiran santai. Jalannya seperti berikut. Pikirkan depresi, kekhawatiran pada diri berbentuk susunan udara warna dan penuhi badan.

Coba ambil napas perlahan-lahan, tahan beberapa menit dan hembuskan. Saat Anda mengembuskan napas, pikirkan gas berwana ini turut keluar.

Rasakan setiap tarikan napas ialah energi yang menentramkan dan masuk gantikan udara warna barusan.

Ulang sampai Anda santai dan siap untuk tidur.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: